17 Juli 2009

Cheese Pie say cheese...:)

Bahan kulit Pie:
* 150 gr mentega (tp aku seringnya campur margarin, perbandingan 50:50, biar gak terlalu eneg)
* 250 gr terigu, ayak
* 1/4 sdt garam
* 1 kuning telur

Bahan Isi:
* 75 gr gula pasir
* 3 butir telur ayam
* 1/4 sdt baking powder
* 1/4 sdt baking soda
* 1/2 sdt vanili bubuk (tp biasanya aku ganti ekstrak vanili)
* 100 gr terigu, ayak
* 75 gr mentega, lelehkan
* keju cheddar parut secukupnya

Cara Membuat:
Kulit: campur mentega, terigu, dan garam. Aduk hingga adonan
berbutir-butir seperti pasir. Masukkan telur, aduk rata.
Olesi cetakan pie dengan margarin. Kemudian masukkan bahan kulit, dan
tekan2 adonan. Sisihkan.
Isi: Kocok gula pasir dan telur hingga agak mengembang. Tambahkan
baking powder, baking soda, dan vanili. Kocok kembali hingga mengembang.
Masukkan terigu, aduk rata. Masukkan mentega, aduk kembali hingga rata.
Sisihkan.
Ambil adonan isi, masukkan ke adonan kulit hingga agak penuh. Taburi
keju parut. Lakukan hingga semua adonan habis.
Panggang dalam oven panas bersuhu 145 derajat C hingga matang (adonan
isi mengeras dan keju agak kecokelatan).
Selengkapnya »»  

Truffle Koko Krunch



Bahan :

400 gr biskuit cokelat, tumbuk halus
125 gr Koko Krunch
150 ml susu kental manis cokelat
150 ml susu kental manis putih
200 gr selai kacang
100 gr white cooking chocolate, cairkan
100 gr dark cooking chocolate, cairkan

Cara Membuat :
Bagi dua bagian biskuit yg telah ditumbuk halus, campur satu bagian
dengan susu kental manis cokelat. Satu bagian lagi dengan susu kental
manis putih.
Ambil satu sendok makan campuran biskuit dari masing2 adonan, kemudian
isi dengan selai kacang secukupnya dan 5 keping Koko Krunch, bentuk
bulat.
Celupkan bola-bola ke dalam dark cooking chocolate dan white cooking
chocolate yang telah dicairkan, lalu gulingkan dengan garpu hinga
berbentuk serabut-serabut. Simpan dalam lemari es hinggaa cokelat 137 mengeras bagian luarnya.
Selengkapnya »»  

Brownies kukus



Bahan :
200 ml minyak zaitun extra-light
200gcokelatmasakpekat(darkcookingchocolate),cincang,timhinggameleleh
170 g tepung terigu protein sedang, contohnya Cap Kunci Biru
30 g cokelat bubuk
½ sdt garam
4 butir telur
2 kuning telur
125 g gula kastor (gula pasir berbutir halus)
Ganache (jika perlu):
155
150 ml whipping cream cair
300 g cokelat masak pekat (dark cooking chocolate), cincang halus

Cara membuat :
1. Siapkan loyang 22x22x4 cm. Olesi minyak goreng, sisihkan.
2. Campur minyak goreng dengan cokelat leleh hingga rata,
sisihkan. Ayak terigu bersama cokelat bubuk, tambahkan garam, sisihkan.
3. Jerangkan dandang berisi air di atas api sedang. Kocok telur
dan gula dengan mikser kecepatan tinggi hingga kental (10 menit).
4. Tambahkan campuran minyak goreng-cokelat leleh, aduk dengan
spatula hingga rata.
5. Masukkan campuran terigu-cokelat, aduk dengan spatula hingga
rata.
6. Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan. Jatuhkan loyang secara
hati-hati beberapa kali, hingga gelembung udara dalam adonan hilang.
7. Masukkan dalam dandang, tutuplah dandang (sebaiknya bagian
dalam tutup dandang dibungkus serbet bersih). Besarkan api kompor.
8. Kukus hingga brownies masak (20 menit), angkat. Taruh di atas
rak kawat hingga hangat, lepaskan kue dari loyang. Setelah dingin, belah
menjadi 2 lapis.
9. Panaskan whipping cream cair hingga pinggirannya berbuih.
10. Masukkan cokelat cincang, Aduk rata hingga mengental. Ratakan di
atas permukaan kue potongan bawah, tumpukkan potongan atas.
11. Potong jadi 30 buah.
Selengkapnya »»  

Resep membuat Bakpau

Bahan :
Kertas roti potong persegi/bundar
Bahan biang :
250 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt ragi instant
100 ml air
Bahan adonan :
150 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt baking powder
80 gr gula bubuk
50 ml air
50 gr mentega putih
Bahan isi :
Ayam :
3 sdm minyak goreng
1 sdt bawang putih yang dihaluskan
250 gr daging ayam giling/cincang
1 sdm daun bawang, iris halus
1 sdt bumbu ngohiong
1 sdm kecap asin encer
1 sdm kecap manis
1 sdt saus tiram
1 sdm gula pasir
1 sdt minyak wijen

Cara membuat :
1. Biang : taruh tepung terigu, ragi dan air dalam mangkuk, uleni ±
10 menit hingga adonan kalis (tidak melekat di tangan). Tutup dengan
plastik / serbet lembab selama ± 1 jam hingga adonan mengembang 2
kali dari semula. Kempiskan dengan cara ditinju.
2. Adonan : masukkan tepung terigu, baking powder, gula, mentega
putih dan air ke dalam adonan biang. Uleni hingga adonan kalis (± 5
menit), gulung adonan memanjang, potong dan timbang ± 30 gr. Biarkan
selama 10 menit.
3. Penyelesaian : ambil satu bagian adonan, bentuk bulat, taruh
diatas sepotong kertas roti (adonan bakpau ini dapat diisi dengan
berbagai macam jenis isi). Kukus bakpao dengan api besar hingga
masak ± 20 menit.
4. Bahan isi :
- ayam : panaskan minyak dalam wajan di atas api sedang, tumis awang
putih hingga harum, masukkan ayam cincang, aduk sampai setengah
matang. Masukkan semua bahan lainnya, masak hingga ayam matang,
angkat. Biarkan dingin. siap digunakan.
Selengkapnya »»  

Resep Fettucini yummii...

Bahan :
Fettucini, direndam sampai putih, direbus sebentar.
100 gr margarine
1 buah bawang bombay cincang
3 buah bawang putih cincang
50 gr tepung terigu
1 liter susu cair (bisa dibuat dari 5 gelas air dan 5 sendok makan susu
bubuk)
1 sdt garam
½ sdt oregano
½ sdt basil
½ sdt merica
½ sdt gula
Keju cheddar parut & parsley secukupnya
Smoked beef, potong dadu
Jamur kaleng, iris tipis

Cara Membuat :
1. Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan margarine sampai wangi.
2. Masukkan smoked beef dan jamur, aduk sampai matang.
3. Campur terigu, susu, oregano, basil merica, garam, gula.
4. Masukkan campuran terigu ke dalam tumisan bawang.
5. Aduk rata, kalau terlalu kental bisa ditambahkan air
6. Masukkan keju parut, aduk rata.
7. Fettucini bisa dimasukkan ke dalam adonan saus atau disajikan
terpisah.
8. Pada saat disajikan taburi dengan keju cheddar parut dan parsley
Selengkapnya »»  

35e8dnpy2c
Selengkapnya »»  

Es Soda Buah

Bahan :
150 gr melon kuning, dikeruk panjang
¼ sdt atau 15 gr selasih, direndam
180 gr susu kental manis
450 ml air soda tawar
125 gr es batu


Cara membuat :
- Tata buah digelas, tambahkan selasih
- Masukkan susu kental manis
- Tuang air soda
- Tambahkan es, sajikan segera.

Sumber : Ibu-ibu DI
Selengkapnya »»  

16 Juli 2009

Agar Nutrisi Sayur Tak Hilang

Mengolah sayur dengan cara yang salah akan membuat nutrisi yang dikandungnya hilang begitu saja sebelum sempat kita santap. Untuk menghindarinya, lakukan hal berikut ini.

* Panas dan air, keduanya dapat mengurangi kandungan vitamin dan gizi yang terdapat di dalam makanan. Jadi, sebaiknya masaklah makanan secepat mungkin dan dengan sedikit air. Cara memasak yang terbaik adalah dengan menggunakan microwave, ditumis, dan dikukus.

* Jika merebus sayuran seperti tomat, agar kandungan vitamin di dalamnya tak banyak terbuang serta tomat lebih cepat matang, rebus air hingga mendidih baru masukkan tomat atau sayuran dengan api yang terus menyala agar cepat matang dan juga tidak memakan waktu lama yang bisa membuat vitamin "hilang".

* Cuci sayuran dengan cepat di bawah keran dengan air yang mengalir. Atau celup celupkan ke dalam panci yang berisi air dan kemudian tiriskan. Jangan pernah merendamnya karena air dapat melarutkan vitamin.

* Sedapat mungkin jangan mengupas atau membuang kulit buah-buahan. Vitamin banyak terdapat atau berkumpul tepat di bawah kulit, seperti kalsium, zat besi, dan potasium. Contohnya, jika memakan sebuah apel yang besar dengan kulitnya, akan mengandung 54 persen lebih banyak zat besi daripada jika imakan tanpa kulit.

* Jangan memotong sayuran dan buah-buahan dengan ukuran terlalu kecil karena akan menjadi lebih mudah menyerap udara yang bisa menghilangkan beberapa jenis vitamin di dalamnya.
Selengkapnya »»  

10 tips sebelum memanggang kue

Kesuksesan membuat kue atau cake sangat ditentukan oleh 10 faktor berikut ini.

1. Jangan terlalu banyak campuran dan terlalu lama saat memanggang.

2. Baca resep kue dengan seksama sebelum mulai membuatnya. Gunakan bahan-bahan yang sudah ditentukan dan sesuai ukuran resep.

3. Gunakan cup yang terbuat dari logam untuk mengukur bahan-bahan kering, dan gunakan cup yang terbuat dari kaca untuk mengukur bahan cair.

4. Panaskan lebih dulu oven sebelum digunakan untuk memanggang.

5. Ukur tepung sesuai dengan permintaan resep.

6. Gunakan pengukur suhu (termometer) oven.

7. Simpan bahan-bahan kue dengan benar, gunakan yang masih baru dan berkualitas terbaik.

8. Bila diperlukan, gunakan loyang antilengket yang terbuat dari logam, bukan yang tipis dan terbuat dari alumunium. Untuk memanggang pie, disarankan menggunakan pyrex dari kaca.

9. Bila cake harus dilepaskan dari loyang, letakkan loyang di atas rak kawat dan biarkan selama 10 menit, baru cake dilepas.

10. Sebelum memanggang, selalu cuci tangan Anda lebih dulu, dan cuci bersih buah dan sayur yang digunakan dalam resep.

Sumber: ivillage
Selengkapnya »»  

Cara menyimpan makanan

Menyimpan makanan untuk bisa dikonsumsi kembali ternyata tidak bisa sembarangan. Agar makanan tidak tercemar bakteri, perlu diperhatikan suhu di sekitar makanan. Berikut beberapa saran untuk menghindari kontaminasi bakteri:

- Suhu lemari es jangan lebih tinggi dari 10 derajat celsius. Perhatikan aliran udara di seputar makanan agar pembagian suhunya rata.

- Sebelum makan, makanan sebaiknya dipanaskan lagi hingga suhunya mencapai 75 derajat celsius hingga merata pada seluruh bagian makanan.

- Makanan beku dari freezer sebaiknya dicairkan di dalam lemari es atau microwave, jangan dibiarkan pada udara terbuka. Makanan mentah yang dibiarkan pada suhu ruangan akan cepat menjadi tempat berkembang biak kuman.

- Daging, ikan, telur, unggas, dan sayur mentah bisa mengandung banyak kuman dan mencemari makanan matang yang disimpan di kulkas. Sebaiknya makanan mentah disimpan di tempat tertutup agar bagian makanan atau cairan tidak menetes ke makanan lain.

- Biasakan cuci tangan sebelum makan atau sesudah menangani makanan mentah sebelum menyiapkan makanan matang di atas meja makan.

- Perhatikan pula talenan yang akan digunakan. Sebaiknya talenan untuk makanan mentah dipisahkan dari talenan untuk mengiris makanan yang sudah matang. Alat-alat dapur, seperti pisau, sendok, garpu sebaiknya dicuci dulu setelah digunakan untuk menangani makanan mentah, jangan langsung dipakai untuk menangani makanan matang.
Selengkapnya »»  

15 cara hemat di dapur

Asyik, lho, kalau tahu bagaimana cara mempermudah atau mempercepat waktu kerja. Terutama mengerjakan hal-hal di dapur, di tempat mana bisanya kita menghabiskan waktu berjam-jam.
Yuk, coba cara di bawah ini, yang kami bagi dalam dua tulisan.

1. Campur adonan panekuk sekaligus di dalam blender, kemudian tuang ke wadah jika akan disimpan atau langsung dituang ke wajan yang ceper jika akan dimasak. Cucian Anda akan berkurang banyak jika mengerjakan hal ini.

2. Akan menyuguhkan es krim saat perayaan hari ulang tahun anak? Sehari sebelumnya, sebaiknya masukan sesendok es krim ke kertas kecil yang biasa dipakai untuk membuat muffin, kemudian simpan di lemari es. Nah, esok hari, saat pesta, Anda tinggal membagikannya tanpa perlu repot-repot menyendok es krim untuk tiap anak.

3. Agar cake atau brownies lebih cepat dingin, taburkanlah ketika masih panas 1/2 ons irisan cokelat kecil di atas cake tadi dan biarkan beberapa menit. Potongan cokelat akan menyebar dan meresap secara merata.

4. Pada umumnya kita membuat piza dari tepung yang juga biasa dipakai untuk membuat muffin. Pernah tepung yang biasa dipakai untuk membuat tortila? Coba, deh. Tambahkan dengan saus dan "pernak-pernik" lain kesukaan Anda, panggang dalam oven dengan suhu 449 derajat Fahrenheit selama 10 menit.

5. Gunting dapur merupakan alat yang terbaik untuk memotong buncis dan sayuran sejenis. Anda dapat memotong 2 buncis secara bersamaan.

6. Sebagai ganti membuat saus untuk sayuran Anda, coba ambil mayones yang telah dicampur air, kemudian masukkan sayuran matang ke dalamnya dan aduk-aduk sambil ditambahkan garam dan merica secukupnya.

7. Jika ingin menghilangkan bau makanan di dapur, ambilah sedikit kayu manis kemudian rebus dengan sedikir air untuk beberapa menit.

8. Agar panci atau wajan dapat dengan cepat menjadi bersih, rebus air di dalamnya dengan dicampur sedikit cuka. Setelah itu, gosok di bagian yang kotor naru kemudian dibilas dengan air bersih.

9. Gunakan pisau listrik untuk memotong cabai karena dapat dengan mudah dibersihkan dan tak meninggalkan rasa pedas di pisau dapur Anda.

10. Jika ingin membuat cake wortel, langsung masukkan potongan wortel ke dalam blender, kemudian tambahkan telur. Langkah berikut, nyalakan blender hingga semuanya teraduk rata. Jangan pernah menyimpan dulu potongan wortel di wadah lain karena hanya akan menambah banyak cucian piring Anda.

11. Ingin makan spageti dan belum ada sausnya? Ambil sekaleng tomat kemudian panaskan. Nah, spageti siap dimakan.

12. Jika minyak goreng terciprat atau tumpah ke lantai saat Anda menggoreng, segera taburkan tepung di atasnya, biarkan beberapa menit agar meresap ke tepung tersebut lalu bersihkan dengan lap atau disapu.

13. Agar tomat dapat dikupas dengan mudah, sebaiknya gosok tomat dengan bagian belakang pisau berulang-ulang, baru kemudian dikupas.

14. Gunakan corong yang kecil untuk memisahkan kuning telur dari putihnya. Putih telur akan mengalir ke bawah sedangkan kuning telur akan tinggal di corong.

15. Hilangkan noda yang membekas di botol susu si kecil. Caranya, isi botol dengan air hangat dan masukkan 1 sendok teh beras, kemudian kocok-kocok hingga kotoran larut.
Selengkapnya »»  

9 Kesalahan Saat Memasak

Meskipun seseorang tergolong ahli di bidang masak memasak, ada kalanya di dapur akan tetap terjadi kesalahan. Nah, berikut ini ada kiat agar memasak selalu sukses.

1. Panci Terlalu Dingin
Jika memasak di panci/wajan yang kurang panas, bahan masakan akan lengket dan tidak mengeluarkan warna. Ini kesalahan yang sering terjadi saat memasak steak atau daging olahan lain di atas penggorengan.
Jangan takut memanaskan wajan, toh Anda selalu dapat mengecilkan api kompor dan mendinginkannya kembali jika wajan tampak sudah terlalu panas. Pastikan juga, masukkan sedikit minyak ke wajan sebelum mulai memanaskannya.

2. Ikan Terlalu Matang
Ikan yang terlalu matang pasti tak akan terasa lezat lagi. Anda harus tahu, ikan yang terlalu matang akan kehilangan rasa dan kelembapannya. Jika memasaknya dengan benar, untuk beberapa lama ikan akan tampak tidak jauh berbeda seperti saat masih mentah. Anda tak perlu takut ikan tak akan matang sempurna. Suhu panas akan tetap masuk ke dalam daging ikan tanpa perlu api yang besar. Dan pada saat membeli ikan, pastikan mata ikan bercahaya, bersih, dan insang masih merah. Ikan segar tidak mengeluarkan bau (kecuali bau dari laut). Jika berbau amis, jangan dibeli!

3. Terlalu Sering Dibolak-balik
Jika memasak steak, letakkan daging di wajan dan jangan disentuh sampai tiba saatnya untuk membaliknya. Membolak-balik daging bisa menghambat keseluruhan daging menjadi matang. Jangan tergoda untuk selalu memeriksa apakah permukaan daging lainnya sudah matang atau belum. Masaklah berdasarkan waktu. Misalnya untuk steak, satu menit untuk setiap sisi, lalu biarkan.

4. Terlalu Penuh
Jika memasak, Anda mungkin cenderung tidak mengukur jumlah bahan yang akan dimasak. Misalnya, memasukkan ½ lusin sosis ke dalam wajan atau 2-3 irisan besar daging steak sekaligus. Tahu tidak, cara ini akan merusak makanan! Wadah yang terlalu penuh akan menyebabkan air cepat mendidih (karena tak cukup ruang bagi uap untuk keluar dari panci), dan hasilnya, daging jadi tidak matang sempurna.*

5. Daging Terlalu Matang
Sebagian besar orang yang tak berpengalaman memasak pun pasti tahu, potongan besar daging akan menciut saat dimasak. Ini terjadi karena, pada saat memanaskan daging di luar temperatur tertentu, protein yang dikandungnya mulai berkontraksi dan memaksa sarinya keluar dari daging. Solusinya, pastikan, saat memanggang daging, gunakan panas rendah untuk waktu yang lama.

6. Kurang Garam

Anda mungkin sering menuang terlalu sedikit garam pada masakannya (atau malah lupa dan sama sekali belum memasukkan garam) karena takut keasinan. Taburkan sedikit garam pada seluruh daging sebelum memasaknya, dan masukkan garam ke dalam air sebelum merebus sayuran. Menambahkan garam di saat-saat terakhir memasak terkadang tak cukup berguna karena ada masakan yang bisa matang dengan baik hanya bila ditambahkan garam selama proses memasak.

7. Pisau Tumpul
Pisau yang tumpul, selain bisa merusak bahan makanan saat Anda memotongnya, juga sangat berbahaya. Percayakah Anda, sebagian besar kecelakaan yang terjadi di dapur terjadi karena pisau yang tumpul, lho!

8. Bumbu Kering
Tak ada tempat bagi bumbu kering (siap pakai) di dalam dapur! Ingat, bumbu kering hampir tidak memberikan rasa bumbu yang diinginkan. Jika memasak menggunakan bumbu kering, berarti Anda akan mendapatkan hasil masakan tanpa rasa. Begitu menggunakan bumbu segar ke dalam masakan, Anda akan segera tahu bedanya. Ini juga berlaku untuk sayuran. Usahakan untuk selalu membeli sayuran yang paling segar.

9. Alat Dapur Murah

Anda pasti tahu, ada berbagai panci dan wajan yang sangat ringan dan tidak berlapis. Singkirkan segera! Anda tak bisa mendapat atau mengira-ngira panas yang sesuai dengan wajan atau panci seperti ini. Wajan yang benar harus mempunyai dasar yang berat. Tak harus terbuat dari besi, tetapi juga tak boleh meninggalkan banyak sisa lemak.*
Selengkapnya »»